Pahlawan Pemberantas Wannacry Ditangkap FBI

Love at The First Sight (Cinta Pada Pandangan Pertama)
July 25, 2017
Diskon Spesial dari Wuling di GIIAS 2017
August 11, 2017

Pahlawan Pemberantas Wannacry Ditangkap FBI

Pemuda asal Inggris yang sukses menjinakkan ransomware WannaCry beberapa bulan lalu, Marcus Hutchins, secara mengejutkan diringkus oleh FBI di bandara Las Vegas. Penangkapan hacker berusia 23 tahun itu kemudian menimbulkan kontroversi. Banyak pihak yang meyakini bahwa dia tak bersalah.

Marcus ditangkap pada hari Minggu kemarin, 7 Agustus 2017 karena diduga turut berperan untuk menciptakan malware pencuri data keuangan baru yang bernama Kronos. Tapi sebagian pihak beranggapan kode yang dibuat Marcus dimanfaatkan pihak lain membuat malware Kronos. Jadi, Marcus tak berperan secara langsung dalam pembuatan Kronos tersebut.

“Kasus ini sangat membingungkan dan saya pikir aneh pemerintah AS menahan seorang pahlawan mereka ketika malware WannaCry menyerang dan telah menyelamatkan setidaknya ribuan atau kalau tidak jutaan dolar,” kata Tor Ekeland, seorang pakar hukum Siber.

Robin Edgar, seorang hacker yang mengenal Marcus dengan cukup baik merasa kecewa. “Kami merasa kecewa, ia seperti diculik oleh FBI ketika masih di bandara. Kemudian ia menghilang selama seharian dan belum bisa ditemukan sampai saat ini,” kata Edgar yang dikutip dari Mirror.

“Marcus sama sekali tidak punya pengacara dalam 48 jam dan ia tidak bisa menghubungi salah seorang temannya ataupun keluarganya. Bahkan ia masih belum dapat menghubungi orang tuanya,” kata temannya yang lain, Andrew Mabbit.

Marcus ditangkap setelah seorang agen FBI menyamar untuk membeli malware darinya dan salah satu tersangka lain yang belum bisa disebut namanya. “Marcus mengakui bahwa dia adalah penulis kode malware Kronos dan juga terindikasi menjualnya,” ucap jaksa penuntut Dan Cowhig.

Tapi sang pengacara yakin bahwa Marcus tidak melakukan kesalahan. “Kami akan coba untuk melawan kasus ini. Dia mendedikasikan hidupnya untuk meneliti malware, sama sekali bukan untuk mencoba membahayakan orang,” sebut Adrian Lobo.

Beberapa bulan lalu, nama Marcus mencuat di jagat raya dunia cyber. Ia dianggap pahlawan setelah berhasil menemukan cara untuk menghentikan penyebaran ransomware WannaCry sehingga tak menimbulkan lebih banyak korban. Ia juga menyerahkan informasi cara menaklukkan WannaCry kepada pihak FBI. Tapi ironisnya, saat ini dia malah jadi pesakitan karena ditangkap FBI.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *