Have Fun 1 Day Trip Travelling ke Bandung

Apa Sih Keunggulan iPhone X Dibanding iPhone 8 dan 8plus?
September 13, 2017
Review Film Pengabdi Setan: Film Horor yang Sedikit Tanggung
October 6, 2017

Have Fun 1 Day Trip Travelling ke Bandung

Bagi sebagian besar orang yang tinggal di sekitar Jakarta, Travelling ke Bandung kayanya sudah menjadi hal yang biasa. Benar kan? Apalagi klo waktunya pas seperti di longweekend atau hari kejepit seperti hari Jumat tanggal 22 September 2017 kemarin. Masyarakat Jakarta dan sekitarnya pasti banyak yang mencari tempat pelarian untuk short holiday.

Begitupun saya dan tim divisi marketing Phintraco Group yang mencari pelarian short holiday ke Bandung hari Sabtu lalu, 23 September 2017. Rencana 1 day trip ke Bandung pun kami susun dari sejak awal bulan, mulai dari lokasi-lokasi yang akan kami datangi hingga transportasi yang akan digunakan. Akhirnya hari keberangkatan pun tiba, kami bertemu di titik poin kumpul sesuai waktu yang ditentukan, meskipun tentu saja ada yang terlambat. Bukan orang Indonesia namanya klo sudah janjian di jam yang ditentukan tapi tetap terlambat. Alhasil perjalanan kami pun mundur dari timeline yang kami susun. Yang seharusnya kami sampai di Bandung jam 09.00 akhirnya malah sampai di jam 10.15 WIB.

Foto: Dusunbambu.com

Lokasi tujuan pertama kami adalah Dusun Bambu. Tempat ini sebenarnya sudah mulai dikenal publik beberapa tahun lalu, dan langsung menyedot banyak pengunjung. Jika dulu kita berkunjung ke Lembang mungkin hanya ke tangkuban perahu dan sekitarnya, Dusun Bambu memberi pilihan baru untuk kamu yang ingin berwisata di Lembang. Area dusun bambu juga cukup luas, semua lokasinya dipenuhi warna hijau rerumputan dan pohon. Tidak lupa danau kecil yang cantik di tengahnya. Cocok banget buat kamu yang doyan foto-foto dan mengisi feed instagram kamu. Untuk masuk ke Dusun Bambu, kamu akan dikenakan biaya Rp 25.000 per orang. Tapi tiket masuk ini bisa kamu tukar nantinya dengan air mineral atau bibit pohon jika kamu mau menukar 2 tiket masuk.

  

Setelah puas berkeliling di Dusun Bambu, kami pun ke Farm House yang lokasinya tidak terlalu jauh dari Dusun Bambu. Hanya saja, untuk ke Farm House ini kamu harus ekstra sabar. Selain perjalanan di jalan raya lembang macet di akhir pekan, parkir mobil di Farm House hampir selalu penuh. Oleh karena itu kami sempat sedikit berputar dua kali di jalan raya sampai akhirnya parkiran tersedia untuk kami. Oh iya, untuk masuk ke Farm House, kamu juga dikenakan tiket masuk sebesar Rp 25.000 ya, tiket masuk ini bisa kamu tukar dengan segelas susu murni atau sosis di restorannya. Di tempat ini juga gak kalah menarik buat kamu foto-foto. Bangunan-bangunan sudah didesign semenarik mungkin menyerupai ala-ala Eropa. Tidak hanya itu, kamu juga bisa menyewa kostum ala tradisional Belanda di sini dengan harga Rp 75.000. Gak cuma bangunan ala eropa, klo kamu masuk agak ke dalam ada spot peternakan hewan seperti domba, kelinci, dll lho. Di sini juga ada spot foto-foto seperti Bandung view yang terlihat dari ketinggian, ada juga rumah hobbit mini seperti di film Lord of The Rings!

  

Lelah berkeliling di dua tempat tadi, rasa lapar pun tiba. Kami memutuskan untuk makan di saung pengkolan yang jaraknya hanya sekitar 2-3 km dari Farm House. Di sini adalah tempat makan ala sunda dengan harga yang ternyata cukup terjangkau. Tempatnya juga cukup nyaman, makanannya pun enak. Kami pun beristirahat dan bersantap sejenak di sini.

Selepas istirahat dan sholat Ashar, kami langsung meluncur ke lokasi terakhir tempat hunting foto-foto yaitu China Town. Lokasi ini belum lama diresmikan oleh Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil. Seperti China Town pada umumnya, di sini terdapat berbagai objek bertema tiongkok agar kita merasa seperti di Tiongkok secara langsung. Toko souvenir, toko makanan, games-games dan lampion mengambil tema tiongkok dengan sangat baik. Ditambah lagi, saya dan tim ke tempat ini ketika maghrib menjelang sehingga lampion yang tergantung di tempat ini sudah dinyalakan dengan sangat indah. Buat kamu yang tertarik ke tempat ini, tiket masuknya dihargai Rp 20.000 per orang. Jangan lupa siapkan debit atau kartu Flazz BCA jika kamu ingin berbelanja atau makan di sini. Karena di tempat ini semua transaksi yang kamu lakukan 100% cashless alias non-tunai. Makanan yang disajikan di sini halal dan gak mengandung babi ya, guys. Jadi buat kamu ya khawatir dengan makanan yang kamu beli di sini, bisa tenang. Makanan dan minumannya pun bervariasi, gak cuma makanan khas Tiongkok tapi juga ada makanan lokal seperti cilok goreng, baso goreng, dan lain-lain.

Ada yang mau ganteng?

Gak terasa kami sudah 10 jam lebih ada di Paris Van Java, kami pun segera bergegas menuju Jakarta setelah seharian travelling ke Bandung karena waktu untuk sewa mobilnya hanya sampai jam 10 malam alhasil kami harus membayar lebih untuk over time nya karena kami sampai di Jakarta kembali pukul 23.30 XD

Semoga kami bisa segera bisa kembali Travelling ke Bandung dan kota-kota wisata di Indonesia yang tidak kalah indah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *