Mengapa Harga Smartphone Mahal?

Google Drive Calon The Pirate Bay Berikutnya?
September 7, 2017
Apa Sih Keunggulan iPhone X Dibanding iPhone 8 dan 8plus?
September 13, 2017

Seperti yang kita tahu, persaingan smartphone saat ini sangat ketat sekali. Berbagai brand mulai dari yang sudah terkenal seperti Samsung, Apple, LG, sampai brand asal tiongkok seperti Xiaomi, Oppo, Asus, dll berebut konsumen pengguna smartphone. Akan tetapi, setelah banyak brand ponsel yang didominasi brand asal tiongkok menyerbu tanah air, saya pribadi jadi penasaran, mengapa harga yang mereka tawarkan bisa sangat jauh berbanding terbalik dengan brand yang sudah terkenal seperti Samsung dan Apple (iPhone). Apa penyebab harga smartphone samsung mahal? Apa pula penyebab harga smartphone Xiaomi murah?

Padahal dari segi spesifikasi, produk yang ditawarkan brand tiongkok hampir setara bahkan ada yang bisa dibandingkan dengan brand yang sudah ternama tersebut. Sebagai contoh, sebuah smartphone bermerk Samsung yang dibanderol dengan harga 2-3jutaan, spesifikasinya setara dengan smartphone Xiaomi maupun Asus yang dibanderol hanya dengan harga 1 jutaan saja.

Kira-kira, apa yang membuat harga smartphone brand terkenal mahal? Saya akan sedikit mengulas menggunakan anabel alias analisa gembel.

1. Iklan
Salah satu strategi marketing brand seperti Samsung dan iPhone untuk meraih pasar adalah menggunakan media iklan. Mulai dari iklan konvensional seperti billboard, televisi, hingga iklan yang dipasang di portal media online. Bukan hanya itu, kebanyakan dari iklan yang mereka pasang menunjukkan kelas penggunanya. Memang, kebanyakan pengguna dari brand Samsung maupun iPhone adalah segmen menengah ke atas yang ingin menunjukkan kelasnya. Berbeda dengan merk asal tiongkok yang tidak terlalu mengejar pemasangan di iklan. Sebut saja brand asal tiongkok yaitu Xiaomi yang melakukan hal ini. Mereka hanya mengandalkan traffic e-commerce yang ada di negara-negara untuk melakukan kerja sama penjualan. Saya hampir tidak pernah bahkan rasanya belum pernah melihat iklan Xiaomi di portal media online kecuali menggunakan jasa pihak ketiga seperti adwords atau re-seller/distributor dari Xiaomi yang memasang iklan tersebut.

2. Brand
Seperti yang sudah saya sebutkan tadi, segmentasi target market dari brand yang sudah terkenal seperti samsung atau iphone bukan lagi menengah ke bawah. Mereka mengejar pasar menengah ke atas yang ingin menunjukkan eksistensi kelasnya. Mulai dari model iklan hingga ambassador yang mereka gunakan sangat diseleksi agar tercipta bahwa brand mereka adalah brand kelas atas. Berbeda dengan brand asal tiongkok yang tidak mementingkan hal ini.

3. Garansi After Sales
Ini yang saya rasa paling penting dan membuat sebagian masyarakat puas menggunakan smartphone merk yang sudah terkenal. Karena kita tidak pernah tahu seberapa baik kualitas smartphone tersebut sampai merasakan secara langsung selama beberapa periode. Jika tiba-tiba kita mendapatkan smartphone yang kualitasnya kurang, kita harus komplain ke mana? Merk terkenal seperti iPhone dan Samsung sudah memberikan after sales yang cukup baik. Sebagian besar pengguna smartphone Samsung yang pernah merasakan klaim garansi pasti setuju hal ini. Berbeda dengan brand asal tiongkok yang pernah saya gunakan adalah Asus. Proses klaim garansi yang berliku dan membutuhkan waktu lama sangat menyita tenaga dan biaya untuk bolak-balik ke service centernya.

Itu tadi anabel alias analisa gembel dari saya mengenai harga smartphone yang ada di pasaran. Setujukah dengan pendapat pribadi saya?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *